A Pola Pengobatan dan Efek Samping Terapi Hormonal pada Pasien Kanker Payudara di RSUD Dr. Moewardi Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.54445/pharmademica.v5i2.137
Abstrak View:
11
PDF downloads:
6
Kata Kunci:
kanker payudara, tamoxifen, terapi hormonal, efek samping, pola pengobatanAbstrak
Kanker payudara merupakan kanker dengan prevalensi dan angka mortalitas tinggi pada wanita. Salah satu terapi utama pada pasien dengan reseptor hormon positif adalah Adjuvant Endocrine Therapy (AET) berupa tamoxifen, baik tunggal maupun kombinasi. Penelitian bertujuan mengetahui karakteristik pasien, pola penggunaan terapi hormonal dan kemoterapi, serta gambaran efek samping (Adverse Drug Reactions/ADRs) pasien kanker payudara di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian mempergunakan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah 64 pasien kanker payudara yang sedang menjalani terapi tamoxifen minimal 1 bulan. Data diperoleh dari rekam medis dan kuesioner, kemudian diuji mempergunakan Chi-Square untuk mengamati hubungan antar variabel. Hasil penelitian adalah mayoritas pasien berusia <50 tahun (60,9%) dan berada pada stadium lanjut (III–IV) sebesar 57,8%. Jenis terapi terbanyak adalah kombinasi kemoterapi dan hormon (51,6%), sementara terapi hormonal tunggal dipakai pada 48,4% pasien. Regimen kemoterapi yang paling sering dipakai adalah kombinasi Cyclophosphamide & Epirubicin, sedangkan terapi hormonal paling banyak adalah Tamoxifen + Zoladex. Analisis bivariat memperlihatkan terdapat hubungan signifikan antara usia dengan jenis terapi serta stadium dengan jenis terapi (p<0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan bermakna antara usia, stadium, maupun jenis terapi dengan kejadian ADRs (p>0,05). Efek samping yang paling sering dikeluhkan adalah mudah lelah, hot flush, mual, dan nyeri tulang/sendi, dengan sebagian kecil melaporkan gangguan endometrium. Pola terapi pasien kanker payudara di RSUD Dr. Moewardi memperlihatkan bahwa kombinasi kemoterapi dan terapi hormonal masih mendominasi, dengan tamoxifen sebagai agen utama. Efek samping yang ditimbulkan bersifat umum dan tidak dipengaruhi oleh faktor demografi maupun stadium kanker.
Unduhan
Referensi
Aprilianty, D., Rafidah, Suhrawardi, & Rusmilawaty. (2024). Studi Literatur Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kanker Payudara Pada Wanita. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 3(9), 2473–2486.
Bray, F., Ferlay, J., Soerjomataram, I., Siegel, R. L., Torre, L. A., & Jemal, A. (2018). Global cancer statistics 2018: GLOBOCAN estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries. CA: A Cancer Journal for Clinicians, 68(6), 394–424. https://doi.org/10.3322/caac.21492
Burstein, H. J., Demichele, A., Fallowfield, L., Somerfield, M. R., & Lynn Henry, N. (2024). Endocrine and Targeted Therapy for Hormone Receptor-Positive, Human Epidermal Growth Factor Receptor 2-Negative Metastatic Breast Cancer - Capivasertib-Fulvestrant: ASCO Rapid Recommendation Update. Journal of Clinical Oncology, 42(12), 1450–1453. https://doi.org/10.1200/JCO.24.00248
Cardoso, F., Kyriakides, S., Ohno, S., Penault-Llorca, F., Poortmans, P., Rubio, I. T., Zackrisson, S., & Senkus, E. (2019). Early breast cancer: ESMO Clinical Practice Guidelines for diagnosis, treatment and follow-up. Annals of Oncology, 30(8), 1194–1220. https://doi.org/10.1093/annonc/mdz173
Dyanti, G. A. R., & Suariyani, N. L. P. (2016). Faktor-Faktor Keterlambatan Penderita Kanker Payudara Dalam Melakukan Pemeriksaan Awal Ke Pelayanan Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 276. https://doi.org/10.15294/kemas.v11i2.3742
Fadhil, M., Harahap, W. A., & Rusnita, D. (2019). Hasil Pengobatan Adjuvan Tamoxifen pada Pasien Kanker Payudara di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Cdk-281, 46(12), 748–752.
Fallowfield, L. J., Hall, A., Maguire, G. P., & Baum, M. (1990). Psychological outcomes of different treatment policies in women with early breast cancer outside a clinical trial. British Medical Journal, 301(6752), 575–580. https://doi.org/10.1136/bmj.301.6752.575
Gradishar, W. J., Moran, M. S., Abraham, J., Abramson, V., Aft, R., Agnese, D., Allison, K. H., Anderson, B., Bailey, J., Burstein, H. J., Chen, N., Chew, H., Dang, C., Elias, A. D., Giordano, S. H., Goetz, M. P., Jankowitz, R. C., Javid, S. H., Krishnamurthy, J., … Kumar, R. (2024). Breast Cancer, Version 3.2024. JNCCN Journal of the National Comprehensive Cancer Network, 22(5), 331–357. https://doi.org/10.6004/jnccn.2024.0035
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.
Manfrini, O., Cenko, E., Bergami, M., Yoon, J., Kostadinovic, J., Zdravkovic, D., Zdravkovic, M., & Bugiardini, R. (2025). Anticancer-Drug-Related Cardiotoxicity from Adjuvant Goserelin and Tamoxifen Therapy. Journal of Clinical Medicine, 14(2). https://doi.org/10.3390/jcm14020484
N’Da, D. D., Breytenbach, J. C., Smith, P. J., & Lategan, C. (2010). Synthesis, cytotoxicity and antimalarial activity of ferrocenyl amides of 4-aminoquinolines. Arzneimittel-Forschung/Drug Research, 60(10), 627–635. https://doi.org/10.1055/s-0031-1296337
Orrantia-Borunda, E., Achondo-Nunez, P., Acuna-Aguilar, Evelia, L., Gomez-Valles, Octavia, F., & Ramirez-Valdespino, Adriana, C. (2022). Chapter 3: Subtypes of Breast Cancer. In Subtype of Breast Cancer. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36122153/
Regan, M. M., Pagani, O., Walley, B., Torrisi, R., Perez, E. A., Francis, P., Fleming, G. F., Price, K. N., Thürlimann, B., Maibach, R., Castiglione-gertsch, M., Coates, A. S., Goldhirsch, A., & Gelber, R. D. (2008). Premenopausal endocrine-responsive early breast cancer: Who receives chemotherapy? Annals of Oncology, 19(7), 1231–1241. https://doi.org/10.1093/annonc/mdn037
Shidqi, Z. N., Saraswati, L. D., Kusariana, N., Sutiningsih, D., & Udiyono, A. (2022). Faktor-Faktor Keterlambatan Diagnosis Kanker Pada Pasien Kanker Payudara : Systematic Review. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(2), 471–481. https://doi.org/10.14710/jekk.v7i2.14911
Siska, M., Kusumastuti, T., & Cholisoh, Z. (2024). Gambaran Adverse Drud Reaction (ADRs) pada Pasien Kanker Payudara yang Mendapatkan Adjuvant Endocrine Therapy (AET) Tamoxifen dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya di RS Swasta Semarang Tahun 2023. Jurnal Ners Universitas Pahlawan, 8(1), 96–101. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners
Sperry, L. (2020). Breast Cancer. Behavioral Health, 171–181. https://doi.org/10.4324/9780203084632-26
Sutrisno, Nurmalik, M. C. A., & Aripuspita, E. (2024). Hubungan Antara Usia Dan Lama Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dengan Stadium Pada Kanker Payudara Di Rsud Dr. Soegiri Lamongan. JurnalMU: Jurnal Medis Umum, 1(3), 198–208. https://doi.org/10.30651/jmu.v1i3.24776
American Cancer Society. (2019). Breast Cancer Facts & Figures 2019–2020. Atlanta: American Cancer Society.
ASCO Guidelines. (2022). Endocrine Therapy for Hormone Receptor–Positive Breast Cancer: ASCO Clinical Practice Guideline. Journal of Clinical Oncology.
NCCN. (2024). NCCN Clinical Practice Guidelines in Oncology: Breast Cancer. National Comprehensive Cancer Network.
The Global Cancer Observatory. (2021). Cancer Today. International Agency for Research on Cancer (IARC).
World Health Organization. (2022). Breast cancer: Prevention and control. WHO.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Niken Luthfiyanti, Vivin Marwiyati Rohmana, Muhammad Fuad Zidane Khusain

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)






