Pengembangan Metode Analisis Penetapan Zat Warna Merah K3 pada Produk Eyeshadow Menggunakan Spektrofotometri UV-Visible dengan Pemisahan Ekstraksi Fase Padat
DOI:
https://doi.org/10.54445/pharmademica.v5i2.168
Abstrak View:
0
PDF downloads:
0
Kata Kunci:
Ekstraksi Fase Padat, Eyeshadow, Merah K3, UV-Visibel, Validasi metodeAbstrak
Penggunaan zat warna sintetis seperti Merah K3 dalam kosmetik dilarang karena bersifat karsinogenik dan toksik. Namun, zat ini masih ditemukan pada beberapa produk eyeshadow yang dijual melalui e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi metode spektrofotometri UV-Visibel yang dikombinasikan dengan teknik ekstraksi fase padat (SPE) untuk mengidentifikasi dan mengukur kandungan Merah K3 dalam eyeshadow. Validasi metode dilakukan melalui pengujian parameter akurasi, presisi, selektivitas, linearitas, rentang dan sensitivitas. Hasil validasi menunjukkan bahwa metode memiliki akurasi sebesar 99,970% dan presisi dengan % Simpangan baku relatif sebesar 1,571%, yang memenuhi syarat validasi. Kurva kalibrasi menunjukkan hubungan linear dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9986. Metode yang digunakan memiliki sensitivitas yang baik dengan ditunjukkan oleh nilai Batas deteksi sebesar 0,657 µg/mL dan nilai Batas kuantitasi sebesar 2,190 µg/mL. Dari 10 sampel eyeshadow e-commerce yang diuji, hanya 1 sampel (Sampel C) yang teridentifikasi positif mengandung Merah K3. Metode ini terbukti valid dan dapat digunakan untuk pengawasan keamanan kosmetik, khususnya produk yang dijual secara daring.Unduhan
Referensi
AOAC. (2019). Guidelines for Single Laboratory Validation Dietary Supplements and Botanicals.
Abbas, R.F., Hassan, M.J.M. and Rheima, A.M., 2025. Determination of AY 23 dye using magnetic solid-phase extraction coupled with spectrophotometry: Application of greenness and blueness assessment tools. Green Analytical Chemistry, 12, 100179. https://doi.org/10.1016/j.greeac.2024.100179
Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2019). Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2020). Public warning: Kosmetik mengandung bahan berbahaya. Jakarta: BPOM RI.
Badawy, M.E.I., El-Nouby, M.A.M., Kimani, P.K., Lim, L.W. and Rabea, E.I., 2022. A review of the modern principles and applications of solid-phase extraction techniques in chromatographic analysis. Analytical Sciences, 38(12), pp.1457–1487. https://doi.org/10.1007/s44211-022-00190-8
Botelho, J.R.S., et al., 2025. Development and validation of a UV–Vis spectrophotometric method for estimation of total content of chalcone. Journal of Applied Spectroscopy, 92(1), pp.1–8. https://doi.org/10.1016/j.jaspec.2024.105703
Chen, M., Bai, H., Zhai, J., Meng, X., Guo, X., Wang, C., Wang, P., Lei, H., Niu, Z. and Ma, Q., 2019. Comprehensive screening of 63 coloring agents in cosmetics using matrix solid-phase dispersion and ultra-high-performance liquid chromatography coupled with quadrupole-Orbitrap high-resolution mass spectrometry. Journal of Chromatography A, 1590, pp.27–38. https://doi.org/10.1016/j.chroma.2019.01.003
Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4.
Fauziah, S., Komarudin, D., & Dewi, C. (2020). Identifikasi dan Penetapan Kadar Rhodamin B pada Eye Shadow secara Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri Ultraviolet-Visible. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(02), 81–86. https://doi.org/10.33221/jikes.v19i02.447
Harris, D. C. (2010). Quantitative chemical analysis. Macmillan.
Harris, D. C. (2016). Quantitative Chemical Analysis (9th ed.). W. H. Freeman and Company.
ICH. (2023). Committee for Medicinal Products for Human Use ICH Q2(R2) Guideline on validation of analytical procedures.www.ema.europa.eu/contact
ISO. (2017). General requirements for the competence of testing and calibration laboratories. www.iso.org
Mahdavijalal, M., Petio, C., Staffilano, G., Mandrioli, R. and Protti, M., 2024. Innovative solid-phase extraction strategies for improving the advanced chromatographic determination of drugs in challenging biological samples. Molecules, 29(10), 2278. https://doi.org/10.3390/molecules29102278
Mamoto, L. , V., & Citranongtyas, F. G. (2013). Analisis Rhodamin B pada Lipstik yang Beredar di Pasar Kota Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi, 61–67.
Miller, J. N., & Miller, J. C. (2018). Statistics and Chemometrics for Analytical Chemistry (7th ed.). Pearson Education Limited.
Nopi, N. S., & Isnaeni, N. (2024). Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar Bahan Baku Lapatinib Ditosylate secara KCKT-DAD. Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety, 4(1), 33–42.
Płotka-Wasylka, J., & Szczepańska, N. (2021). Solid phase extraction techniques—trends, opportunities and applications. Molecules, 26(7), 1925. https://doi.org/10.3390/molecules26071925
Pratiwi, R., Agita, K., & Hasanah, A. N. (2024). An indicator color chart for quick detection of Pigment Red 53 in cosmetic products in Indonesia. Journal of Cosmetic Dermatology, 23(6), 2231–2239. https://doi.org/10.1111/jocd.16193
Pratiwi, R., Amanda, S., & Hasanah, A. N. (2022). Simple Detection of Pigment Red 53 as a Hazardous Substance in Cosmetic Preparation Using a Polymer Combination of Polystyrene (PS) and Polymethylmethacrylate (PMMA). Molecules, 27(24). https://doi.org/10.3390/molecules27249016
Rahardian, J. B., Sulistyaningsih, P., & Praja, C. B. E. (2023). Peran Pengawasan Marketplace terhadap Produk Kecantikan yang Tidak Memiliki Izin Edar dalam Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen. Borobudur Law and Society Journal, 2(1), 16-22.
Sinuhaji. (2019). Identifikasi Rhodamin B pada Liptint Bermerek X yang eredar di Pasar Usu Padang Bulan.
Sitanggang, E. V. (2018). Identifikasi Rhodamin B pada Blush On Bermerek X yang Beredar di Beberapa Pasar Padang Bulan Medan.
Skoog, D. A., Holler, F. J., & Nieman, T. A. (1998). Principles of instrumental analysis (5th ed.). Harcourt Brace.
Skoog, D. A., Holler, F. J., & Crouch, S. R. (2014). Principles of Instrumental Analysis (6th ed.). Cengage Learning.
Suastari Rahayu, R., Eka Suprihatin, I., & Susanah Rita, W. (2017). Identifikasi Pewarna Merah K3 (Ci 15585) Dalam Produk Kosmetik Sediaan Perona Mata Secara LC-MS/MS. In Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry).Vol. 5, Issue 1.
Suharti, T. (2017). Dasar-Dasar Spektrofotometri UV-Vis dan Spektrofotometri Massa untuk Penentuan Struktur Senyawa Organik. Anugrah Utama Raharja.
Syakri, S. (2017). Analisis Kandungan Rhodamin Sebagai Pewarna pada Sediaan Lipstik Impor yang Beredar di Kota Makassar. JF FIK UINAM, 5(1), 40–45.
Snyder, L. R., Kirkland, J. J., & Dolan, J. W. (2011). Introduction to modern liquid chromatography. John Wiley & Sons.
Tranggono, R. I., & Latifah, F. (2013). Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Gramedia.
Yunita Dwiwulandari, F., & Lanawati Darsono dan Sumi Wijaya, F. (2018). Journal Of Pharmacy Science And Practice I. Vol. 5
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rismaya Desti Parwati, Anggi Gumilar, Muhammad Naufal Dhiaulhaq

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)






